FaizBlog LogoFaizBlog
Back to all articles
mikrotikbufferbloatcakefq-codelbandwidthnetworkingtutorial

Cara Mengatasi Bufferbloat di MikroTik (Ping Stabil Meski Jaringan Padat)

Panduan lengkap mengatasi bufferbloat di MikroTik dengan CAKE, FQ-CoDel, dan Queue Tree — supaya ping tetap rendah walau download & streaming jalan bareng.

AI Insights

Generate a summary and suggested tags for this post.

Pernah ping stabil 20ms, tapi begitu ada yang download besar tiba-tiba naik jadi 300ms? Itu bukan ISP lemot — itu bufferbloat. Router menampung terlalu banyak paket di buffer sehingga paket baru harus antri lama.

Konsep Bufferbloat

Apa Itu Bufferbloat?

Bufferbloat = router/modem punya buffer terlalu besar. Ketika trafik naik, paket menumpuk di buffer dan menyebabkan delay tinggi (ping naik) meski bandwidth belum full.

Gejala:

  • Ping 20ms saat idle → 200-500ms saat ada download
  • Video call tersendat meskipun "internet cepat"
  • Gaming lag parah walau speedtest bagus

Test Bufferbloat Dulu

Buka waveform.com/tools/bufferbloat atau dslreports.com/speedtest.

Test Bufferbloat

Kalau dapat grade D atau F → wajib fix.

Pilih Queue Algorithm yang Benar

Perbandingan Queue Algorithm

MikroTik RouterOS mendukung 3 queue type populer:

AlgorithmKelebihanKekurangan
PFIFO (Default)SederhanaRentan bufferbloat
PCQFair per userBelum otomatis atur delay
FQ-CoDelFair + drop paket lamaPerlu setting manual
CAKESemua fitur otomatisRouterOS v7 only

Rekomendasi: pakai CAKE (RouterOS v7) atau FQ-CoDel (v6+).

Metode 1: Simple Queue + PCQ (Untuk Fairness)

/queue type
add name=pcq-down kind=pcq pcq-rate=0 pcq-classifier=dst-address
add name=pcq-up kind=pcq pcq-rate=0 pcq-classifier=src-address

/queue simple
add name=LAN target=192.168.88.0/24 max-limit=90M/10M \
    queue=pcq-up/pcq-down

Kunci: max-limit 90% dari kapasitas ISP. Kalau ISP kamu 100/12 Mbps, set 90/10. Ini mencegah buffer ISP jadi penuh — MikroTik yang gantikan atur antrian.

Metode 2: FQ-CoDel (RouterOS v6+)

/queue type
add name=fqcodel kind=fq-codel

/queue tree
add name=Download parent=lan queue=fqcodel max-limit=90M
add name=Upload parent=wan1 queue=fqcodel max-limit=10M

FQ-CoDel otomatis drop paket lama di antrian → delay stabil.

Metode 3: CAKE (RouterOS v7 — Rekomendasi)

/queue type
add name=cake-down kind=cake cake-bandwidth=90M \
    cake-diffserv=diffserv4 cake-nat=yes cake-wash=yes

add name=cake-up kind=cake cake-bandwidth=10M \
    cake-diffserv=diffserv4 cake-nat=yes cake-wash=yes

/queue simple
add name=CAKE-LAN target=192.168.88.0/24 \
    queue=cake-up/cake-down max-limit=10M/90M

CAKE = satu setting, otomatis handle fair queue + delay + prioritas. Best solution untuk bufferbloat.

Kenapa Set 90% dari Bandwidth ISP?

Aturan emas anti-bufferbloat: MikroTik harus jadi "bottleneck", bukan modem/ISP. Kalau MikroTik yang atur antrian, delay bisa dikontrol. Kalau modem yang penuh duluan, MikroTik tidak bisa apa-apa.

Rumus: max-limit = bandwidth_isp × 0.85 – 0.9

Verifikasi

Setelah setting, test ulang di bufferbloat test. Target: grade A atau A+ (ping saat beban < 30ms di atas idle).

Test manual sambil download:

/ping 8.8.8.8 count=100
# Sambil buka speedtest / download besar
# Ping harus tetap < 50ms

Common Mistake

KesalahanAkibatSolusi
Set max-limit 100% ISPBufferbloat balikTurunkan ke 85-90%
Pakai PFIFO defaultTidak fair, delay tinggiGanti CAKE/FQ-CoDel
Cuma limit downloadUpload masih bloatLimit upload juga (biasanya penyebab utama)
Lupa cake-nat=yesFairness tidak per-clientAktifkan cake-nat

Kesimpulan

Bufferbloat = musuh utama koneksi modern (video call, gaming, WebRTC). Kalau MikroTik kamu RouterOS v7 — pakai CAKE, 1 setting selesai. Kalau masih v6 — pakai FQ-CoDel + PCQ. Kunci: batasi bandwidth ke 85-90% kapasitas ISP supaya MikroTik jadi bottleneck yang bisa mengatur antrian. Setelah itu, ping akan stabil di angka rendah meskipun jaringan padat.

Ini artikel ketujuh (terakhir) dari seri Manajemen Bandwidth MikroTik. Sekarang kamu sudah punya seluruh senjata: limit per user, prioritas, streaming, download, upload, dan bufferbloat. Selamat menerapkan! 🚀